Notification texts go here Contact Us Buy Now!

BLP Face Base Foundation Shade W30 Review

Author

Waktu BLP release teaser soal produk terbaru mereka, kelihatan banget kalau mereka pada akhirnya akan keluarin rangkaian complexion product setelah udah ada pendahulunya si translucent face powder. Salah satu step dalam make-up yang aku suka selain ngalis adalah pakai foundation. Menurutku rasanya satisfying banget waktu ngeblend foundation dan perlahan kulit yang tadinya nggak sama warnanya jadi kelihatan menyatu.

Awalnya sih cuma kepengen biasa aja, nggak ngoyo haru beli saat itu juga, tapi nggak tahu kenapa kok tiba-tiba sebelum aku balik ke Bekasi, aku malah beli dia waktu main ke toko offlinenya BLP di Jogja. Awalnya padahal nyari pensil alisnya (yang akhirnya kebeli juga haha) tapi pas lihat ternyata baik foundation dan concealernya udah sama-sama ready di toko aku langsung lupa tujuan utamaku. Ini pertama kalinya aku beli produk mendekati waktu launching di mana belum banyak review bermunculan.



Untuk shade foundationnya sendiri ada 5 pilihan; W10, W20, N20, W30, dan C30 sebagai shade paling gelapnya. Aku sendiri tadinya mikir bakal pakai C30 setelah lihat dari foto swatch yang ada di Instagram resmi BLP Beauty, tapi ternyata pas nyoba swatch di tokonya langsung, shade C30 terlalu gelap di kulitku. Akhirnya sama mbak yang jaga disaranin buat pilih shade satu tingkat di atasnya yait W30, dan ternyata cocok! Aku tanya sama mbaknya dia bakal oxidize apa nggak, dan katanya sih iya. Shade W30 ini sendiri udah kelihatan dari warna labelnya ya, punya yellow undertone dan diperuntukkan untuk pemilik kulit sawo matang atau medium tan. Menurutku dengan pilihan shade yang sekarang sih masih kurang bisa memenuhi standard kulit Indonesia yang cenderung sawo matang, tapi aku harap ke depannya BLP bisa nambahin shade lainnya supaya bisa menjangkau lebih banyak warna kulit.



Berikut beberapa klaim yang tertulis di body foundationnya. Foundation ini diklaim nggak bikin berat di muka, punya finish yang semi-matte (jadi nggak akan terlihat dead matte yang flat, masih akan kelihatan glownya), dan punya coverage light to medium. Setelah selama ini nyobain foundation dari berbagai merk, aku nggak masalah mau finishnya matte atau dewy, yang mana aja aku suka. Malah sejujurnya aku prefer face base yang nggak terlalu mattifying sampai muka kelihatan datar banget kayak kertas HVS, karena kalau udah begitu harus kerja ekstra buat bikin muka lebih berdimensi dengan bronzer, highlighter, dll. Meanwhile aku sukanya make-up yang aku pakai lebih untuk enhancing apa yang udah ada aja.



Kemasannya juga cantik banget, simple, khas BLP. Botolnya mirip kemasan lip product mereka cuma versi gedenya aja haha. Concealernya pun aku lihat juga punya desain yang sama kayak foundationnya. Banyak yang bilang mirip Fenty Beauty, tapi menurutku nggak juga sih karena toh dari awal BLP muncul juga desain packaging mereka udah begini. Justru riskan kalau mereka mau coba terlihat revolusioner dengan mengganti packaging dengan bentuk atau kombinasi warna yang berbeda karena nggak akan kelihatan BLP-nya. Untuk harga di bawah Rp 200.000, aku bersyukur produk ini udah ada pumpnya wkwk. Kalau nggak dapat pump mah bakal sedih banget :( Oh iya, karena bahan botolnya yang doff, jadi warna produk sama label di bawah botolnya akan kelihatan beda. Saranku tetap kalau kalian mau beli, coba diswatch dulu, terus diamkan sampai beberapa lama (mungkin sambil pergi jalan) buat lihat gimana dia ngeset di kulit.



Waktu awal swatch di tangan setelah produknya sampai, aku agak kaget karena dia berubah jadi gelap banget dari pertama kali diswatch. Aku pikir itu namanya oxidize, tapi ternyata foundationnya cuma ngeset aja di kulit. Oxidize itu ketika si foundie udah nempel di muka, dipakai sampai berjam-jam kecampur oksigen, debu, polusi dll, baru kelihatan deh itu oxidize apa nggak. Setelah beberapa kali test drive di rumah (karena lagi pandemi jadi nggak banyak pergi keluar) dia perlahan-lahan jadi foundation favoritku. Teksturnya cair, dan sesuai klaimnya dia memang lightweight, jadi nggak bikin berat di muka, sehingga kalau kalian tipe orang yang punya kegiatan mengharuskan pakai foundation setiap hari, menurutku ini bisa jadi opsi baru buat kalian.

Coveragenya juga sama seperti klaimnya, light to medium. Aku sendiri biasanya cukup pakai satu layer aja juga udah cukup untuk nutupin bekas jerawat yang nggak terlalu gelap. Tapi kalau kalian punya banyak PIH, kemerahan, gitu-gitu mungkin akan butuh lebih banyak layer. Foundation ini buildable tanpa bikin muka kelihatan cakey. Sayangnya kalau kulitku lagi ada dry patches, foundation ini bisa nempel dan bikin tekstur muka di area tersebut jadi lebih kelihatan. Jadi aku harus memastikan kulitku lembab dan well-prepped sebelum pakai foundation ini. Dia juga harus benar-benar diblend dengan baik, kalau nggak justru akan kelihatan patchy di kulit.

Getting Info...

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.